“Surprise……” siapa
yang tidak bahagia mendengar kata “surprise”? Surprise, sebuah kata benda dalam
bahasa Inggris yang berarti kejutan, keheranan, kagetan. Tentunya Kejutan akan menimbulkan rasa kaget
bahkan sebuah guncangan dalam detak jantung kita, sebab kejutan akan selalu
mencul dengan tiba-tiba dan tidak diduga sebelumnya. Kejutan juga tak hanya
muncul pada hari-hari tertentu seperti hari ulang tahun, hari-hari besar, dll.
Ia bisa hadir kapan saja, ia akan datang semaunya tanpa sebuah undangan. Bayangkan
saja “turunnya hujan” juga bisa menjadi sebuah kejutan ketika kita tidur siang
dengan nyaman, tiba-tiba hujan turun dan membuat kita terjaga-berlari sekencang
mungkin menuju jemuran pakaian kita. Hujan juga bisa jadi kejutan. Hidup ini
memang banyak kejutan, kadang kejutan yang membawa tawa sukacita dan terkadang
membawa tangis dukacita. Suka-duka silih berganti. Tiga hari yang lalu,
tabrakan beruntun di kota kopi ini juga bagian dari kejutan yang bisa saja
terjadi dimana-mana. Kita ini kan, seperti ikan yang tertangkap dalam jala dan
seperti burung yang tertangkap dalam jerat, kita tidak tahu kapan terjerat
dalam waktu yang malang (Lih. Pengkhotbah 9:12). Tapi Tuhan juga sering
memberikan kejutan, seperti pada hari kebangkitanNya: “Dan sementara mereka
bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba bediri di tengah-tengah
mereka dan berkata kepada mereka, Damai sejahtera bagi kamu! Mereka terkejut
dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu (Lukas 24:36-37)”. Di
tengah-tengah kekhawatiran dan ketakutan murid-murid, dalam keraguan, dalam
logika yang tidak mungkin secara manusiawi, bagaimana mungkin bangkit dari
kematian? Mustahil! Namun itulah yang Ia lampaui, keraguan dan kemustahilan
disebrangi menuju sebuah kepastian. Yesus hadir membawa kejutan damai sejahtera.
Kejutan yang bagi kita terkadang tidak mungkin tapi mungkin bagiNya. Tuhan
Yesus hadir membawa kejutan-kejutan baru dalam kehidupan kita saat ini. Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku.
Selamat menerima kejutan-kejutan baru...